(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup turun 7,6 poin atau 0,28 persen menjadi 2.687,45. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka menguat 1,06 poin atau 0,30% ke posisi 354.02, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 354.53 dan sempat turun ke posisi terendah di 350.94.
Bursa saham Korea Selatan mengakhiri kenaikan dua hari berturut-turut karena kekhawatiran investor bangkit atas penurunan tajam di Wall Street akhir pekan lalu serta pengetatan kebijkan agresif Fed yang akan diumumkan pekan ini.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa Wall Street ditutup dengan cetak gain dari titik terendah setahun lebih pada awal sesi, oleh penantian investor akan pengumuman kebijakan kenaikan suku bunga Federal Reserve sebesar 50 bps pada pekan ini.
Harga minyak mentah WTI naik hingga menembus $105,00 per barel setelah jatuh lebih dari 3% ke level $100,4 di awal sesi mengikuti kenaikan di pasar produk olahan dan kekhawatiran gangguan pasokan dari larangan Uni Eropa yang membayangi minyak Rusia.
Indeks Kospi juga hari ini akan dipengaruhi oleh sentimen data tingkat inflasi bulan April yang diperkirakan meningkat dari periode bulan sebelumnya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 menguat, awal sesi dapat naik menuju posisi 354.24 dan jika tembus akan lanjut ke R3. Namun jika bergerak sebaliknya akan turun ke posisi 351.90 dan jika tembus meluncur ke posisi S2 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 358.97 | 356.75 | 355.38 | 353.16 | 351.80 | 349.57 | 348.20 |
| Buy Avg | 354.80 | Sell Avg | 351.60 |



