Kinerja Mingguan Hang Seng Terburuk Sejak Akhir Februari

694
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham  Hong Kong akhir pekan cetak kerugian harian terbesar sejak 15 Maret 2022  pada perdagangan hari Jumat (6/6/2022) yang melemah 3 sesi berturut.  Indeks Hang Seng meluncur ke posisi terendah sepekan lebih dan mencatat kionerja mingguan terburuk sejak akhir Februari.

Sentimen investor tertekan oleh kebijakan pemerintah China menggandakan kebijakan nol covid dengan melawan segala komentar dan tindakan yang mendistorsi, meragukan, atau menyangkal kebijakan respons covid-19 negara itu.

Dari dalam kota sendiri masih tertekan dengan kebijakan otoritas moneter menaikkan suku bunga dasar sebesar 50 bps menjadi 1,25% di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa mata uang lokal akan melemah lebih lanjut karena arus keluar modal.

Indeks harian Hang Seng ditutup turun 791 poin atau 3,8% menjadi 20002. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 308.23 atau 4.33% ke 6,809.52. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Mei 2022 bergerak negatif dengan turun 775 poin atau 3,75% ke posisi 19870.

Secara sektoral pelemahan Hang Seng banyak ditekan oleh saham sektor konsumer dan teknologi  yang anjlok 5% dan 4,99% masing-masing. Saham-saham besar seperti Alibaba Holdings dan peritel Meituan anjlok cukup besar, 6,57% dan 4,68% masing-masing. Saham yang paling lemah yaitu saham Hangzhou Hikvision Digital Technology Co jatuh 9%  ke level terendah hampir dua tahun.