Imbal Hasil Treasury 10-Tahun AS Turun Setelah Rilis Data Inflasi AS

483
Global Bond

(Vibiznews – Bonds) Imbal hasil Treasury AS 10-tahun tergelincir pada hari Rabu setelah data inflasi menunjukkan kenaikan yang melebihi perkiraan.

Imbal hasil Treasury 10-tahun naik di atas 3% setelah laporan sebelum akhirnya turun 3 basis poin menjadi 2,97%. Imbal hasil Treasury 30-tahun bertambah hampir 5 basis poin menjadi 3,083%. Hasil bergerak berbanding terbalik dengan harga dan 1 basis poin sama dengan 0,01%.

Indeks harga konsumen April, ukuran utama inflasi, naik 0,3% bulan ke bulan dan 8,3% tahun ke tahun. Ekonom memperkirakan CPI naik 0,2% dari bulan sebelumnya dan 8,1% tahun ke tahun, menurut perkiraan konsensus Dow Jones. Itu dibandingkan dengan laju tahun-ke-tahun 8,5% di bulan Maret.

Inflasi inti, yang menghapus harga makanan dan energi yang bergejolak, mengalami lonjakan yang lebih besar dari bulan ke bulan sebesar 0,6%. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan kenaikan 0,4%.

Pembacaan inflasi penting mengingat bahwa data ini sangat menentukan arah Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga. Baik tekanan harga dan kenaikan suku bunga yang lebih agresif telah memicu kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Investor juga terus fokus pada konflik di Ukraina dan penguncian Covid-19 di China.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, imbal hasil Treasury AS akan mencermati dampak dari kenaikan inflasi AS yang melebihi perkiraan, dimana jika muncul ekspektasi kenaikan suku bunga lagi dan kekhawatiran perlambatan ekonomi, akan dapat menekan imbal hasil Treasury AS.