(Vibiznews – Forex) – Pair AUDUSD pada awal sesi Asia hari Rabu (18/5/2022) bergerak kuat melanjutkan rally sebelumnya. Aussie diperkuat oleh pelemahan dolar AS dan juga risalah pertemuan Reserve Bank of Australia bulan Mei. Posisi aussie juga di-support oleh kenaikan harga komoditas global.
Dalam risalah pertemuan RBA bulan Mei menunjukkan bahwa dewan mempertimbangkan kenaikan suku bunga 40 basis poin yang lebih besar, sebelum menyetujui kenaikan suku bunga 25 basis poin yang lebih terukur. Risalah juga menunjukkan bahwa dewan siap untuk menaikkan suku bunga dengan kenaikan yang lebih besar pada pertemuan mendatang untuk menjinakkan inflasi, jika diperlukan.
Sebagai kurs komoditas mendapat dukungan dari tingginya harga komoditas unggulan seperti tembaga, gas alam, minyak mentah serta batubara. Harga batubara terpantau naik ke posisi tertinggi sepanjang sejarah.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya menyentuh level terendah dalam lebih dari seminggu di 103,2 karena kuatnya sentimen aset risiko dengan rally bursa saham global dan tanda-tanda kemajuan dalam upaya China untuk mengendalikan wabah virus corona.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD menguat, pair yang ditutup sebelumnya pada posisi 0.7025 sedang mendaki ke posisi 0.7045 sebelum naik ke R1 dan R2. Namun jika terkoreksi kembali akan turun ke posisi pivot sebelum meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0.7130 | 0.7086 | 0.7055 | 0.7010 | 0.6980 | 0.6934 | 0.6902 |
| Buy Avg | 0.7055 | Sell Avg | 0.6975 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



