(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup menguat 23,86 poin atau 0,92 persen menjadi 2.620,44. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka melemah 3,59 poin atau 1,04% ke posisi 347.53, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 347.91 dan sempat turun ke posisi terendah di 345.13.
Kenaikan Kospi terjadi karena investor melakukan aksi bargain hunting saham-saham kapital besar yang sebelumnya sudah jatuh, sebagian didukung oleh meredanya kekhawatiran atas perlambatan ekonomi China meskipun ada kekhawatiran atas langkah Federal Reserve AS untuk pengetatan moneter yang agresif dan gangguan rantai pasokan yang disebabkan oleh perang yang sedang berlangsung di Ukraina.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street semalam ditutup dengan keuntungan yang solid oleh komentar hawkish Jerome Powell, laporan penjualanm ritel dan produksi industri AS yang melebihi ekspektasi.
Harga minyak mentah WTI turun lebih dari 1,5% menjadi di bawah $ 113 per barel, turun dari tertinggi harian mereka di $115,5, di tengah harapan Venezuela dapat memasok lebih banyak minyak ke pasar, setelah AS memperpanjang lisensi terbatas yang dipegang oleh Chevron yang memungkinkan perusahaan minyak untuk mempertahankan operasinya di Venezuela dan merundingkan bisnis masa depan, untuk sementara mencabut larangan diskusi semacam itu.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 menguat, awal sesi dapat naik menuju posisi 346.90 dan jika tembus akan lanjut ke R2 hingga R3. Namun jika bergerak sebaliknya dapat turun ke posisi 345.94 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 351.36 | 349.63 | 345.58 | 346.85 | 345.80 | 344.07 | 343.02 |
| Buy Avg | 347.10 | Sell Avg | 345.10 |



