(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu pagi ini (18/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau menguat terbatas dari posisi 18 bulan terendahnya, sementara dollar AS di pasar Asia bangkit setelah melemah 3 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini menguat 0,01% atau 2 poin ke level Rp 14.645 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.647.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.640 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.632, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.645. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia bangkit setelah melemah 3 hari di sesi global sebelumnya; didukung oleh data penjualan retail AS yang solid dan ditopang sebagai safe haven.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke level 103,38, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 103,30.
Sementara itu, IHSG Rabu di awal sesi pertama menguat signifikan 71,650 poin (1,08%) ke level 6.716,117, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat setelah the Fed menyatakan akan terus menaikkan suku bunga sampai inflasi AS sehat lagi serta Wall Street yang berakhir rebound.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah tipis, dengan dollar di pasar Asia rebound. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.442 – Rp14.639.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



