(Vibiznews – Indeks) – Terjadi aksi profit taking yang cukup besar di bursa saham Hong Kong pada perdagangan hari Kamis (9/6/2022) setelah awal sesi mendaki cukup tinggi. Indeks Hang Seng retreat dari posisi tertinggi 2 bulan yang dicapai sesi sebelumnya dengan pemberat saham sektor industri dan energy.
Tekanan jual saham terjadi merespon berita dilockdownnya kembali sebuah distrik di kota Shanghai bernama distrik Minhang pasca ditemukannya empat kasus baru covid-19 yang bergejala. Penduduk distrik Minhang sebanyak 2 juta lebih diperintahkan untuk tinggal di rumah selama dua hari dalam upaya untuk mengendalikan risiko penularan virus corona, dengan kasus COVID nasional harian juga sedikit meningkat selama seminggu.
Kekuatan Hang Seng awal sesi mendapat dorongan dari laporan lonjakan data ekspor China bulan Mei yang meningkat 2 digit mengalahkan ekspektasi.
Indeks harian Hang Seng ditutup turun 145 poin atau 0,7% menjadi 21.869,05. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 1,0% menjadi 7.606,35. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2022 bergerak negatif dengan turun 58 poin atau 0,27% ke posisi 21791.
Secara sektoral pelemahan Hang Seng dipimpin oleh saham sektor industri dan energi dengan anjlok 2,8% dan 2,46% masing-masing. Saham raksasa teknologi yang terdaftar di Hong Kong ditutup turun 1,4%, setelah melonjak 4,8% pada hari Rabu menyusul serangkaian perkembangan positif di sektor ini. Saham industri Xiaomi dan pabrikan mobil Geely Automobile anjlok masing-masing 3 persen lebih.



