(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang alami sedikit pergolakan pada perdagangan hari Kamis (9/6/2022) yang dipengaruhi pergerakan fluktuatif yen terhadap dolar AS. Indeks harian Nikkei yang sempat naik ke puncak tertinggi tahun ini terkoreksi oleh penguatan kembali yen Jepang yang menekan saham eksportir utama.
Profit taking juga banyak terjadi pada saham terkait chip dan transportasi, dimana untuk perusahaan terkait chip di Jepang menurun setelah Intel memperingatkan permintaan semikonduktor yang melambat secara global. Namun aksi profit taking yang cukup signifikan tersebut dibatasi oleh lonjakan dari saham sektor energy.
Indeks harian Nikkei ditutup naik tipis 33 poin atau 0,04% menjadi 28.246. Namun untuk indeks Topix turun 0,05% menjadi 1.969. Demikian indeks Nikkei berjangka bulan Juli 2022 masih bergerak positif dengan naik 110 poin atau 0,39% ke posisi 28300.
Secara sektoral Nikkei diperkuat oleh penguatan saham energi karena lonjakan harga minyak dan memberi keuntungan pada saham Inpex Corp (3,3%) dan Eneos Holdings (1,4%). Kemudian masih ada sisa kekuatan dari beberapa saham kelas berat lainnya seperti saham SoftBank Group (1,7%), Fast Retailing (1,9%) dan Toyota Motor (0,4%).
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



