(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan sebelumnya ditutup turun 145 poin atau 0,7% menjadi 21.869,05. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 1,0% menjadi 7.606,35. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2022 bergerak negatif dengan turun 58 poin atau 0,27% ke posisi 21791.
Indeks Hang Seng retreat dari posisi tertinggi 2 bulan yang dicapai sesi sebelumnya dengan pemberat saham sektor industri dan energy. Tekanan jual saham terjadi merespon berita dilockdownnya kembali sebuah distrik di kota Shanghai bernama distrik Minhang pasca ditemukannya empat kasus baru covid-19 yang bergejala.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street semalam ditutup melemah dengan indeks utama turun ke posisi terendah 2 pekan jelang rilis data inflasi AS malam ini.
Harga minyak mentah WTI ditutup melemah di sekitar $122 per barel setelah naik 2,3% lebih tinggi di sesi sebelumnya, di tengah tanda-tanda pengetatan pasar lebih lanjut dalam laporan EIA untuk persediaan minyak mentah AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan melemah. Dan awal sesi dapat naik ke posisi 22220 dan jika tembus akan lanjut ke R2 hingga R3. Namun jika kemudian terkoreksi akan turun ke posisi 21460, jika tembus meluncur ke posisi S2 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 22374 | 22230 | 21995 | 21820 | 21616 | 21440 | 21237 |
| Buy Avg | 22230 | Sell Avg | 21450 |



