(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup turun 0,71 poin atau 0,03 persen menjadi 2.625,44. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka melemah 0,40 poin atau 0,12% ke posisi 346.62, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 346.82 dan sempat turun ke posisi terendah di 343.69.
Indeks Kospi awal sesi anjlok cukup signfikan sebelum kemudian ditahan oleh aksi bargain hunting beberapa saham yang sudah murah. Sentimen investor tertekan jelang rilis data inflasi AS akhir pekan ini di tengah kesulitan atas perlambatan ekonomi global. Dipangkasnya prospek pertumbuhan ekonomi global oleh World Bank dan OECD menambah beban bagi laju indeks.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street semalam ditutup melemah dengan indeks utama turun ke posisi terendah 2 pekan jelang rilis data inflasi AS malam ini.
Harga minyak mentah WTI ditutup melemah di sekitar $122 per barel setelah naik 2,3% lebih tinggi di sesi sebelumnya, di tengah tanda-tanda pengetatan pasar lebih lanjut dalam laporan EIA untuk persediaan minyak mentah AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 melemah, awal sesi dapat turun ke posisi 342.12 dan jika tembus meluncur ke posisi S2 hingga S3. Namun jika bergerak sebaliknya dapat naik menuju posisi 345.96 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 350.86 | 348.84 | 347.73 | 345.70 | 344.60 | 342.10 | 341.47 |
| Buy Avg | 346.90 | Sell Avg | 341.60 |



