(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan akhir pekan lalu ditutup turun 422 poin atau 1,49% menjadi 27.824. Namun untuk indeks Topix turun 1,32% menjadi 1.943. Demikian indeks Nikkei berjangka bulan Juli 2022 masih bergerak negatif dengan turun 450 poin atau 1,59% ke posisi 27850.
Indeks harian Nikkei anjlok ke posisi terendah sepekan oleh aksi profit taking yang cukup besar pasca naik tertinggi 2 bulan sebelumnya, yang mengikuti sinyal negatif dari perdagangan bursa Wall Street sebelumnya. Sentimen negatif dari penantian data inflasi AS yang akan memandu jalur pengetatan kebijakan Federal Reserve.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street akhir pekan lalu ditutup melemah tajam akibat rilis data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan memberikan dukungan untuk prospek Federal Reserve akan terus menaikkan suku secara agresif.
Harga minyak mentah WTI pekan lalu ditutup anjlok sekitar 2% menjadi $ 119,3 per barel karena dolar melonjak setelah data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan dan kesulitan lockdown China berlanjut.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini melemah. Dan awal sesi dapat turun ke posisi 27300 dan jika tembus meluncur ke posisi S3. Namun jika kemudian berbalik arah akan naik ke posisi 28070 dan jika tembus mendaki ke R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 28830 | 28590 | 28220 | 27980 | 27610 | 27370 | 27000 |
| Buy Avg | 28120 | Sell Avg | 27240 |




