(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup turun 91,36 poin atau 3,52 persen menjadi ditutup pada 2.504,51. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka melemah 12,01 poin atau 3,51% ke posisi 329.88, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 335.97 dan sempat turun ke posisi terendah di 329.88.
Kospi tertekan oleh kekhawatiran investor tentang indeks harga konsumen AS yang lebih buruk dari perkiraan untuk bulan Mei, yang memicu potensi pengetatan moneter agresif di AS dan perlambatan pertumbuhan ekonomi global.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street awal pekan ditutup melemah tajam hingga semua indeks utama anjlok ke posisi terendah lebih dari setahun oleh kekhawatiran kebijakan agresif the Fed pekan ini.
Harga minyak mentah WTI berubah positif di akhir perdagangan dini hari tadi menjadi naik ke $121 per barel setelah jatuh lebih dari 1,5% di awal sesi karena kekhawatiran pasokan muncul kembali terlepas dari kekhawatiran resesi. Pasokan minyak tetap ketat, karena OPEC tidak dapat meningkatkan produksi karena kurangnya kapasitas di banyak produsen, sanksi terhadap Rusia, dan kerusuhan di Libya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 melemah, awal sesi dapat turun ke posisi 328.52 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S3. Namun jika bergerak sebaliknya dapat naik menuju posisi 333.66 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 340.03 | 338.00 | 333.94 | 331.90 | 327.85 | 325.82 | 321.75 |
| Buy Avg | 334.10 | Sell Avg | 340.50 |



