(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan sebelumnya ditutup turun 357 poin atau 1,3% menjadi 26.630, terendah sejak 19 Mei. Namun untuk indeks Topix turun 1,2% menjadi 1.878. Demikian indeks Nikkei berjangka bulan Juli 2022 masih bergerak negatif dengan anjlok 180 poin atau 0,67% ke posisi 26660.
Aksi jual saham cukup signifikan di bursa Jepang banyak dipengaruhi kinerja buruk perdagangan bursa saham Amerika yang menekan kuat saham-saham teknologi. Pemicunya masih seputar proyeksi Federal Reserve untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga 75 basis poin yang lebih besar dari perkiraan minggu ini.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street ditutup mixed dengan hanya Nasdaq cetak gain yang moderat oleh bargain hunting saham teknologi. Dow Jones dan S&P500 perpanjang posisi terendah lebih dari setahun oleh kewaspadaan jelang pengumuman kebijakan the Fed.
Harga minyak mentah WTI turun hampir 2% menjadi di bawah $119 setelah muncul sinyal bahwa Demokrat mungkin mempertimbangkan semacam undang-undang untuk mengurangi tekanan harga. Pemerintah AS tidak mengesampingkan pajak keuntungan berlebih untuk perusahaan minyak sementara.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini melemah. Dan awal sesi dapat turun ke posisi 26240 dan jika tembus meluncur ke posisi S2 hingga S3. Namun jika kemudian berbalik arah akan naik ke posisi 26740 dan jika tembus mendaki ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 27520 | 27200 | 26930 | 26610 | 26340 | 26020 | 25750 |
| Buy Avg | 26820 | Sell Avg | 26230 |




