Rekomendasi Harian Indeks Kospi 16 Juni 2022

298
kospi

(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup turun 45,59 poin atau 1,83 persen menjadi  2.447,38, terendah sejak 10 November 2020. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka melemah  6,02 poin atau 1,83% ke posisi 322.21, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 328.30 dan sempat turun ke posisi terendah di 320.29.

Indeks Kospi masuki pelemahan untuk 7 sesi berturut dan anjlok ke posisi terendah dalam 19 bulan terbaru. Bursa yang berpusat di Seoul-Korea Selatan tersebut dibuka lebih rendah mengikuti pelemahan di Wall Street yang berakhir bervariasi tetapi telah memperpanjang kerugian karena aksi jual asing cukup besar. Sentimen negatif masih seputar  keputusan suku bunga Federal Reserve AS di tengah inflasi yang tinggi dan kekhawatiran atas resesi global.

Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street  ditutup menguat cukup signifikan setelah the Fed menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin menjadi 1,50 hingga 1,75 persen yang merupakan kenaikan suku bunga terbesar sejak 1994.

Lihat: Bursa Wall Street Dapat Untung Setelah Fed Rate Naik 75 Bps

Harga minyak mentah  WTI turun lebih dari 3% menjadi $115 per barel setelah The Fed  mengisyaratkan kenaikan suku bunga yang akan datang, dan merevisi lebih rendah prospek pertumbuhan ekonomi Amerika untuk 2022, 2023 dan 2024. Sebelumnya sudah tertekan oleh laporan EIA menunjukkan peningkatan pasokan di AS.

Lihat: Jerome Powell Indikasikan Kenaikan Fed Rate 75 Bps Berlanjut

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 menguat, awal sesi dapat naik menuju posisi 325.55 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R3. Namun jika bergerak sebaliknya turun ke posisi 321.10 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S3.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
334.90 331.60 326.90 323.60 318.90 315.60 310.90
Buy Avg  327.10 Sell Avg 320.55