(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan sebelumnya ditutup naik 105 poin atau 0,4% menjadi 26.431, bangkit dari terendah sejak 12 Mei. Demikian untuk indeks Topix naik 0,6% menjadi 1.868. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Juli 2022 bergerak positif dengan menguat 180 poin atau 0,57% ke posisi 26280.
Indeks Nikkei rebound dari posisi terendah 4 pekan sebelumnya, setelah sempat menguat hampir 2 persen awal sesi. Lompatan indeks awal sesi imbas kinerja kuat bursa Wall Street, kemudian penguatan tidak berlangsung lama karena segera terpangkas kembali merespon laporan lonjakan defisit perdagangan Jepang.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street ditutup melemah cukup signifikan yang mengkoreksi gain sebelumnya oleh kekhawatiran investor atas tindakan kebijakan moneter yang agresif beberapa bank sentral di seluruh dunia dapat memicu resesi global.
Lihat: 3 Indeks Bursa Wall Street Kompak Ditutup Terendah Lebih dari Setahun
Harga minyak mentah WTI naik lebih dari 2% menjadi sekitar $118 per barel, yang rebound dari level terendah dua minggu $112 dicapai sebelumnya karena kekhawatiran pasokan meningkat setelah AS mengumumkan sanksi baru terhadap minyak Iran pada saat pasokan sudah ada cukup ketat.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini melemah. Dan awal sesi dapat turun ke posisi 25550 dan jika tembus meluncur ke posisi S3. Namun jika kemudian berbalik arah akan naik ke posisi 26640 dan jika tembus mendaki ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 27600 | 27250 | 26840 | 26490 | 26080 | 25730 | 25320 |
| Buy Avg | 26750 | Sell Avg | 25520 |




