(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan bangkit dari tekanan jual cukup parah sebelumnya pada perdagangan hari Selasa (21/6/2022) oleh aksi bargain hunting saham kapital besar. Indeks Kospi rebound dari posisi terendah level terendah 19-bulan dengan sumbangan paling besar dari aksi beli investor institusi.
Kospi mendapat untung dari jeda tekanan jual saham global di tengah kekhawatiran yang berlanjut atas pengetatan moneter agresif Federal Reserve AS dapat menyebabkan perlambatan ekonomi. Sebelumnya juga Gubernur Bank of Korea Rhee Chang-yong menyuarakan keprihatinan atas risiko peningkatan inflasi lebih lanjut dan mengisyaratkan langkah-langkah moneter yang lebih agresif dalam beberapa bulan mendatang.
Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup menguat 17,90 poin atau 0,75 persen menjadi 2.408,93. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka menguat 1,94 poin atau 0,62% ke posisi 314.44, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 318.74 dan sempat turun ke posisi terendah di 316.38.
Saham-saham kapital berakhir mixed dengan saham pemimpin pasar Samsung Electronics masih anjlok di 0,34 persen lebih rendah, sementara itu saham pembuat chip nomor 2 LG hynix bertambah 0,74 persen. Saham pembuat baterai utama LG Energy Solution meningkat 0,36 persen dan saham raksasa kimia LG Chem merosot 0,7 persen.
Saham produsen mobil cetak untung dengan saham Hyundai Motor naik 1,17 persen dan saham Kia melonjak 2,38 persen. Saham raksasa portal internet Naver tumbuh 2,35 persen dan saham Kakao naik 1,29 persen.



