(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan sebelumnya ditutup naik 254 poin atau 1,03% menjadi 26.423. Demikian indeks Topix naik tipis 0,5% menjadi 1.879. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Juli 2022 bergerak negatif dengan ditutup melemah 160 poin atau 0,61% ke posisi 26340.
Nikkei mendaki ke posisi tertinggi sepekan lebih dengan dukungan rally saham semua sektor. Sentimen investor terangkat menyambut data PMI aktivitas layanan Juni yang optimis mendekati level tertinggi 9 tahun.
Data Jibun Bank Japan Services PMI mencapai 54,0 pada Juni 2022, dibandingkan dengan data awal 54,2 dan setelah 52,6 akhir pada Mei. Ini adalah bulan ketiga berturut-turut ekspansi dalam aktivitas jasa dan laju terkuat sejak Oktober 2013.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street ditutup mixed dengan Nasdaq dan S&P500 rebound dari pelemahan sesi sebelumnya oleh penurunan yield obligasi AS ke terendah dalam sebulan.
Lihat: Bursa Wall Street Setelah Libur Independence Day Mixed, Dow Jones Melemah
Harga minyak mentah WTI merosot hampir 10% di bawah $100 per barel, terendah sejak pertengahan Mei karena kekhawatiran bahwa resesi global mungkin merugikan permintaan energi lebih dari mengimbangi masalah sisi pasokan yang terus-menerus.
Lihat: Rekomendasi Minyak 6 Juli 2022: Turun Tajam Menembus ke Bawah $100
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini melemah. Dan awal sesi dapat naik ke posisi 26350 dan jika tembus mendaki ke R1 hingga R3. Namun jika kemudian berbalik arah akan turun ke posisi 25900 dan jika tembus meluncur ke posisi S2 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 26960 | 26740 | 26540 | 26320 | 26120 | 25880 | 25610 |
| Buy Avg | 26460 | Sell Avg | 25880 |




