(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan akhir pekan lalu ditutup naik 26 poin atau 0,1% menjadi 26,517.19, tertinggi sejak 29 Juni. Demikian indeks Topix naik 5 poin atau 0,27% menjadi 1,887.43.
Secara mingguan Nikkei menguat 2 persen lebih setelah pekan lalu alami pelemahan. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Juli 2022 bergerak positif dengan ditutup menguat 120 poin atau 0,45% ke posisi 26610.
Nikkei yang menguat awal sesi imbas keuntungan saham di bursa Wall Street sebelumnya sempat tertekan oleh lonjakan yen Jepang pasca penembakan mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street akhir pekan ditutup mixed dengan hanya Nasdaq yang menguat merespon laporan data NFP AS bulan Juni yang lebih tinggi dari ekspektasi.
Lihat: Bursa Wall Street Akhir Pekan Mixed; Secara Mingguan Meningkat, Nasdaq Naik 4,6%
Harga minyak mentah WTI akhir pekan lalu naik lebih dari 2% menjadi $104,9 per barel setelah data NFP AS lebih kuat dari perkiraan meningkatkan prospek permintaan, namun secara mingguan turun 3% tertekan oleh kegelisahan yang terus-menerus atas potensi resesi- didorong penurunan permintaan.
Lihat: Rekomendasi Minyak Mingguan 11 – 15 Juli 2022: Kenaikan Terhalang USD?
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini menguat. Dan awal sesi dapat naik ke posisi 26800 dan jika tembus mendaki ke R1 hingga R3. Namun jika kemudian berbalik arah akan turun ke posisi 26490 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 27325 | 27092 | 26855 | 26622 | 26385 | 26152 | 25915 |
| Buy Avg | 26855 | Sell Avg | 26430 |




