(Vibiznews-Index) – Indeks harian Nikkei perdagangan sebelumnya ditutup menguat 282 poin atau 1,11% menjadi 26.812, tertinggi sejak 29 Juni. Demikian indeks Topix naik 1,44% menjadi 1.915.
Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Juli 2022 bergerak positif dengan ditutup menguat 40 poin atau 0,15% ke posisi 26650.
Indeks harian Nikkei ditutup pada level tertinggi dalam setidaknya dua minggu dengan sumbangan penguatan saham-saham kapital besar oleh bantuan pelemahan yen Jepang.
Sentimen investor meningkat setelah Partai Demokrat Liberal yang berkuasa dan mitra koalisinya Komeito meningkatkan mayoritas mereka di majelis tinggi dalam pemilu pada hari Minggu.
Kemenangan partai berkuasa yang baru kehilangan tokoh berpengaruh Shinzo Abe karena ditembak beberapa hari sebelumnya menandakan stabilitas politik jangka panjang di Jepang terjaga.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street awal pekan ditutup melemah merespon berita kasus omicron di Shanghai dan pembatalan Elon Musk akuisisi Twitter.
Lihat: Wall Street Awal Pekan Melemah, Elon Musk Batal Beli Twitter
Harga minyak mentah WTI menghapus penurunan sebelumnya di atas $104 per barel karena kekhawatiran pasokan baru menang atas kekhawatiran mendalam dari perlambatan ekonomi global.
Rusia mengancam akan menghentikan aliran dari pipa CPC yang membawa minyak dari Kazakhstan yang terkurung daratan ke terminal ekspor Rusia di Laut Hitam, yang bertanggung jawab atas lebih dari 1% pasokan global.
Lihat: Rekomendasi Minyak 12Juli 2022: Tertekan Turun Kembali di Sekitar $100
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini melemah. Dan awal sesi dapat turun ke posisi 26670 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S3. Namun jika kemudian berbalik arah akan naik ke posisi 26790 dan jika tembus mendaki ke R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 27470 | 27256 | 26953 | 26736 | 26430 | 26216 | 25913 |
| Buy Avg | 26850 | Sell Avg | 26540 |




