(Vibiznews – Index) – Bursa saham Amerika mengawali perdagangannya pekan ini dalam zona merah pada perdagangan yang berakhir hari Selasa dinihari (12/7/2020) dengan semua indeks utama cetak kerugian harian cukup signifikan.
Karenanya Nasdaq retreat dari posisi tertinggi 1 bulan, Dow Jones dan S&P500 memperpanjang pelemahan sesi sebelumnya.
Indeks Nasdaq jatuh 262,71 poin atau 2,3 persen menjadi 11.372,60, indeks S&P 500 merosot 44,95 poin atau 1,2 persen menjadi 3.854,43 dan indeks Dow tipis turun 164,31 poin atau 0,5 persen menjadi 31.173,84.
Kekhawatiran covid yang baru berkontribusi pada pelemahan di Wall Street, setelah Shanghai melaporkan kasus pertamanya varian omicron yang meningkatkan kekhawatiran lockdown lanjutan.
Makau juga menutup semua kasinonya untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun pada hari Senin setelah wabah virus corona di pusat perjudian terbesar di dunia tersebut.
Saham operator kasino Wynn Resorts dan Las Vegas Sands membukukan kerugian besar menyusul berita tersebut, masing-masing turun 6,5 persen dan 6,3 persen.
Saham Twitter juga anjlok 11 persen lebih setelah Elon Musk diberitakan membatalkan proses akuisisi senilai $44 miliar atau sekitar Rp 655 triliun dari raksasa media sosial itu.
Secara sektoral, saham jasa minyak memimipin pelemahan dengan Philadelphia Oil Service Index anjlok 2,8 persen. Disusul oleh saham maskapai penerbangan dengan penurunan 2,7 persen oleh NYSE Arca Airline Index.
Saham semikonduktor juga mengalami pelemahan yang cukup besar hingga menyeret Philadelphia Semiconductor Index turun 2,5 persen.



