(Vibiznews – Forex) – Untuk rekomendasi forex harian USDJPY 14 Juli 2022, pada perdagangan sesi Asia sedikit dibuka lebih rendah sebelum bullish kembali.
Secara teknikal pair mendaki mendekati resisten kuat harian di kisaran tertinggi 24 tahun setelah rebound sebelumnya meski dolar AS terkoreksi pasca rilis lonjakan inflasi AS.
Imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun sebagai acuan untuk biaya pinjaman perusahaan dan rumah tangga di seluruh dunia mundur kembali ke level 2,9%.
Karena investor terus menilai risiko resesi menyusul rilis inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan.
Lihat: Wall Street Tertekan Lonjakan Inflasi, Dow Jones Terendah 3 Pekan
Sentimen hari ini akan dipengaruhi oleh perkembangan kasus covid di kawasan Asia dan juga rilis data produksi industri Jepang yang diperkirakan semakin buruk.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak sedikit lebih tinggi dari penutupan rendah sebelumnya karena imbal hasil treasury AS turun pasca rilis data inflasi.
Lihat: Lonjakan Inflasi AS Memperkuat Kenaikan Suku Bunga AS – Market Mover 13 July 2022
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY menguat, pair yang ditutup sebelumnya pada posisi 137.43 sedang mendaki ke posisi 137.86. Jika tembus akan lanjut ke R1 hingga ke R3. Namun jika berbalik arah, pair akan meluncur ke posisi pivot sebelum lanjut turun ke S1 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 139.13 | 139.28 | 137.96 | 137.32 | 136.80 | 136.15 | 135.62 |
| Buy Avg | 137.80 | Sell Avg | 136.95 |



