(Vibiznews – Bonds) Imbal hasil Treasury AS turun pada hari Selasa menantikan keputusan kebijakan utama dari Federal Reserve.
Imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun turun 5 basis poin menjadi 2,761%, sedangkan imbal hasil obligasi Treasury 30-tahun juga turun 5 basis poin menjadi 2,998%. Hasil bergerak berbanding terbalik dengan harga dan basis poin sama dengan 0,01%.
Pasar global fokus minggu ini pada pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve AS, yang dimulai pada hari Selasa. Para ekonom secara luas memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar 75 basis poin.
The Fed berusaha untuk mengendalikan inflasi sambil mencermati latar belakang pertumbuhan yang melambat, sebagaimana dibuktikan oleh data aktivitas bisnis dan pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan pekan lalu.
Menteri Keuangan Janet Yellen mengatakan kepada NBC pada hari Minggu bahwa sementara ada tanda-tanda bahwa ekonomi AS berada pada risiko resesi, penurunan tidak bisa dihindari.
Wall Street minggu ini akan melihat banyak laporan pendapatan perusahaan besar. Pada hari Selasa, Coca-Cola, McDonald’s dan General Motors akan melaporkan sebelum bel. Alphabet dan Microsoft termasuk di antara perusahaan yang melaporkan setelah bel.
Di sisi ekonomi, para pedagang mengharapkan pembacaan terbaru dari Indeks Harga Rumah Case-Shiller pada pukul 9 pagi ET. Laporan kepercayaan konsumen dan data penjualan rumah baru akan dirilis pada pukul 10 pagi ET.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, imbal hasil Treasury AS akan mencermati laporan data perumahan hari ini, yang jika lemah akan mempengaruhi pergerakan imbal hasil Treasury AS. Prediksi kenaikan suku bunga AS pada bulan ini juga menjadi sentimen bearish bagi imbal hasil Treasury AS.



