(Vibiznews – Forex) – Untuk rekomendasi forex harian USDJPY 26 Juli 2022, pada perdagangan sesi Asia dibuka lebih tinggi sebelum kemudian bergerak bearish.
Secara teknikal pair retreat dari kekuatan sebelumnya dan kini berusaha masuki area support harian.
Yen Jepang melemah dari posisi tertinggi 2 pekan jelang pengumuman kebijakan moneter yang agresif dari Fed yang angkat posisi dolar AS.
Alat FedWatch CME Group saat ini menunjukkan peluang 77,5% dari kenaikan suku bunga 75 basis poin dan peluang 22,5% dari kenaikan suku bunga 100 basis poin.
Secara fundamental posisi yen masih lemah sejalan dengan Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga sangat rendah.
Juga mengisyaratkan komitmennya untuk menjaga kebijakan akomodatif meskipun ada pergeseran global ke arah yang lebih ketat untuk pengaturan moneter.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya masih bergerak lemah di kisaran terendah 3 pekan.
Melemah untuk sesi ketiga berturut-turut, karena investor menantikan pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve.
Lihat: Sentimen Risk-On dan Menanti Rilis the Fed — Global Market Outlook, 25-29 July 2022 by Alfred Pakasi
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY melemah, pair yang ditutup sebelumnya pada posisi 136.65 sedang meluncur ke posisi 136.20.
Jika tembus akan lanjut ke ke S1 hingga S3. Namun jika berbalik arah, pair akan naik ke 136.80 sebelum mendaki ke R1 hingga ke R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 137.89 | 137.34 | 136.98 | 136.44 | 136.10 | 135.54 | 135.20 |
| Buy Avg | 137.10 | Sell Avg | 135.92 |



