Rupiah Selasa Ditutup Menguat ke Rp14.852/USD; Dollar di Eropa Lanjut Turun, Menunggu Data Inflasi

567
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (9/8), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup menguat ke posisi seminggu tertingginya, menambah gain sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun setelah melemah di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS petang ini menguat 0,17% atau 25 poin ke level Rp 14.852 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.877.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.865 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.875, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.852.

Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah melemah di sesi global sebelumnya; menurun perlahan di tengah investor menantikan rilis inflasi AS untuk estimasi besarnya kenaikan suku bunga the Fed berikutnya.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun ke level 106,05, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 106,37.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi menguat 16,031 poin (0,23%) ke level 7.102,880, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya variatif dengan investor masih mencermati dampak rilis tenaga kerja AS kepada arah the Fed berikutnya.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.830 – Rp15.033.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting