(Vibiznews-Index) – Untuk rekomendasi Hang Seng 10 Agustus 2022, perdagangan bursa Hong Kong sebelumnya ditutup turun 0,2 persen menjadi 20.003,44.
Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 0,39% menjadi 6.794,77 dan indeks Hang Seng berjangka bulan September 2022 turun 0,03% ke posisi 20000.
Bursa Hong Kong kembali tertekan untuk 2 sesi berturut meski laporan penjualan ritel kota tersebut melonjak di semester I-2022.
Data penjualan ritel online Hong Kong dilaporkan melonjak 24% pada semester 1 tahun 2022 dari periode yang sama tahun lalu.
Sentimen tertekan oleh rencana pembebasan pajak untuk pembelian rumah yang anjlokkan saham pengembang perusahaan properti.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street tertekan prospek pendapatan perusahaan chip yang suram
Lihat: Wall Street Tertekan Prospek Pendapatan Perusahaan Chip Yang Suram
Harga minyak mentah WTI yang melemah di kisaran $90 per barel berpotensi tertekan oleh laporan meningkatnya pasokan minyak mentah AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng melemah, dan awal sesi dapat turun ke posisi 19850 sebelum kemudian meluncur ke posisi S1 hingga S3.
Namun jika kemudian bergerak sebaliknya akan naik ke posisi 20124 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 20637 | 20936 | 20218 | 20017 | 19799 | 19598 | 19380 |
| Buy Avg | 20188 | Sell Avg | 19825 |



