(Vibiznews-Forex) – Pergerakan aussie dolar dalam pair AUDUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Selasa 16 Agustus terendah sepekan akibat suramnya data ekonomi China.
Melemahnya output industri, penjualan ritel dan data investasi aset tetap China membangkitkan ketakutan resesi global yang menekan mata uang berisiko seperti aussie.
Secara teknikal pair sedang konsolidasi pada pelemahan sebelumnya setelah sempat mendekati posisi support kuat.
Selain terbebani oleh data ekonomi yang lemah dari mitra dagang utama China, aussie juga tertekan oleh pernyataan hawkish dari pembuat kebijakan Federal Reserve AS.
Aussie melakukan kenaikan signifikan sejak pertengahan Juli di tengah spekulasi bahwa bank sentral utama lainnya akan mengejar siklus pengetatan Fed.
Tetapi komentar dari pejabat Fed yang menunjukkan kesiapan untuk menaikkan suku lebih lanjut untuk menekan inflasi mendorong pasar untuk menilai kembali ekspektasi tersebut.
Sementara itu, risalah pertemuan terakhir Reserve Bank of Australia menegaskan bahwa lebih banyak kemungkinan kenaikan, sementara mengakui risiko penurunan ekonomi.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya.
Lanjutkan penguatan sebagai safe haven di tengah data ekonomi China yang mengecewakan serta pernyataan hawkish pejabat the Fed.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD melemah, kini pair berada di posisi 0.7012 yang sedang meluncur kembali ke 0.6990.
Jika tembus akan meluncur ke support kuat di 0.6978.
Namun jika terkoreksi positif, akan naik kembali ke posisi 0.7039 sebelum mendaki ke posisi pivot di 0.7051 dan lanjut ke resisten kuat hariannya di 0.7092.




