(Vibiznews – Index) Bursa saham Wall Street awal pekan terpantau anjlok tajam oleh aksi jual besar di Nasdaq hingga anjlok ke terendah dalam sebulan.
Dow Jones dan S&P500 anjlok ke posisi terendah 2 pekan dengan kerugian harian terburuk sejak pertengahan Juni.
Indeks Dow Jones turun 1,91 persen menjadi 33.063,61, indeks S&P 500 melemah 2,14 persen menjadi 4.137,99, sedangkan Nasdaq melemah 2,55 persen menjadi 12.381,57.
Sentimen pasar jatuh di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang prospek suku bunga.
Dalam event simposium ekonomi di Jackson Hole, Wyoming minggu ini diperkirakan Jerome Powell akan menyuarakan nada yang lebih hawkish dalam komentarnya.
Secara sektoral, saham teknologi pimpin pelemahan karena imbal hasil obligasi naik. Kemudian disusul oleh saham keuangan, maskapai penerbangan dan energi.
Saham Netflix jatuh lebih dari 6 persen setelah peringkat sahamnya diturunkan CFRA oleh kekhawatiran tentang kemungkinan penurunan pendapatan di semester 2 tahun ini.
Saham Ford anjlok persen lebih setelah umumkan akan memberhentikan 3.000 pekerja untuk mendanai peralihannya ke kendaraan listrik.



