Indeks Wall Street Perpanjang Posisi Terendah 1 Bulan

437
wall street
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) Bursa saham Amerika kembali alami pelemahan pada perdagangan yang berakhir Rabu dini hari (31/8) dengan indeks Wall Street perpanjang posisi terendah 1 bulan.

Indeks Dow Jones merosot 1 persen menjadi 31.790,87, Nasdaq jatuh 1,1 persen menjadi 11.883,14 dan S&P 500 jatuh 1,1 persen menjadi 3.986,16.

Perpanjangan aksi jual oleh saham mencerminkan kekhawatiran yang masih ada tentang prospek suku bunga dan dampaknya  terhadap perekonomian.

Pasar saham berada di bawah tekanan sejak  Jerome Powell mengindikasikan Federal Reserve berencana untuk terus menaikkan suku bunga secara agresif.

Sementara itu dari rilis data ekonomi, Conference Board melaporkan  kepercayaan konsumen rebound lebih dari yang diharapkan di bulan Agustus.

Kemudian Departemen Tenaga Kerja melaporkan jumlah lowongan pekerjaan sedikit berubah pada 11,2 juta pada hari kerja terakhir bulan Juli.

Secara sektoral, pelemahan dipimpin oleh saham energi dengan Philadelphia Oil Service Index anjlok 4,8 persen, NYSE Arca Oil Index turun 3,6 persen dan NYSE Arca Natural Gas Index merosot 3,4 persen.

Kelemahan substansial juga terlihat pada saham baja, sebagaimana tercermin dari penurunan 3,8 persen oleh NYSE Arca Steel Index.

Demikian saham emas, perangkat keras komputer dan transportasi juga mengalami pelemahan yang cukup besar.