(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (2/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah di hari keduanya, menambah sedikit loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa terkoreksi setelah menanjak kuat di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah 0,10% atau 15 poin ke level Rp 14.897 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.882.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.897 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.907, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.897.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa terkoreksi setelah menanjak kuat; berada di sekitar 20 tahun tertingginya oleh data berlanjut turunnya klaim pengangguran AS yang menopang ekspektasi the Fed masih akan agresif.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun ke level 109,36, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 109,63.
Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi menguat 24,075 poin (0,34%) ke level 7.177,179, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah menjelang rilis data tenaga kerja NFP di Amerika.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa agak menurun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.659 – Rp14.992.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting