(Vibiznews – Index) Bursa saham Eropa ditutup lebih rendah pada hari Jumat bereaksi terhadap laporan pekerjaan bulanan utama dari Amerika Serikat.
Indeks Stoxx 600 Eropa berakhir turun 1,1%, dengan semua bursa utama dan sebagian besar sektor diperdagangkan di zona merah.
Indeks FTSE ditutup lemah -0,09%. Indeks DAX berakhir turun -1,59%. Indeks CAC ditutup turun -1,17%.
Saham teknologi jatuh 4,2% ke peringkat sebagai sektor dengan kinerja terburuk hari ini. Saham industri serta perusahaan konstruksi dan material keduanya turun 2,2%.
Saham minyak dan gas adalah satu-satunya yang naik pada hari Jumat, mengakhiri hari di zona hijau, naik 1,1%.
Laporan penggajian hari Jumat menunjukkan ekonomi AS menambahkan 263.000 pekerjaan pada September, naik melebihi perkiraan konsensus 250.000 dari ekonom yang disurvei oleh Reuters. Tingkat pengangguran turun menjadi 3,5% dari 3,7% pada Agustus, menandakan pasar tenaga kerja yang menguat bahkan ketika Federal Reserve AS menaikkan suku bunga untuk mendinginkan ekonomi dan membendung inflasi.
Angka tersebut akan meningkatkan perkiraan pada lintasan pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif menjelang pertemuan Fed berikutnya pada bulan November. Imbal hasil Treasury AS melonjak setelah rilis data.
Pasar di Asia-Pasifik mundur pada hari Jumat, dengan indeks Hang Seng Hong Kong memimpin kerugian, sementara saham berjangka AS juga mundur dalam perdagangan premarket. Indeks utama AS ditutup lebih rendah selama perdagangan reguler pada hari Kamis tetapi masih di jalur untuk minggu terbaik mereka sejak 24 Juni.
2 JAM LALU
Saham Credit Suisse melonjak 6% dalam transaksi sore hari Jumat didukung oleh berita bahwa pihaknya telah menawarkan untuk membeli kembali hingga 3 miliar franc Swiss ($3,03 miliar) sekuritas utang.
Itu terjadi setelah saham bank Swiss sempat mencapai titik terendah sepanjang masa awal pekan ini, dan credit default swaps mencapai rekor tertinggi.
Perusahaan elektronik Jerman ams Osram melanjutkan penurunannya dalam transaksi sore, merosot 9,7% hingga mencapai dasar Stoxx 600.
Sementara itu, saham produsen mobil Prancis Renault
melonjak 6,2% di tengah berita kemajuan dalam sengketa kekayaan intelektual dengan Nissan.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, bursa saham Eropa akan mencermati sentimen kenaikan suku bunga AS yang jika terus menguat, akan dapat menekan bursa saham Eropa juga.



