(Vibiznews – Bonds) Imbal hasil Treasury AS jatuh pada hari Kamis setelah laporan indeks harga konsumen Oktober, ukuran inflasi utama, lebih lemah dari yang diharapkan, menandakan bahwa kenaikan harga mungkin telah mencapai puncaknya.
Imbal hasil Treasury 10-tahun jatuh 29 basis poin menjadi 3,848%, jatuh di bawah level psikologis 4%.
Imbal hasil pada Treasury 2-tahun turun 29 basis poin menjadi 4,33%.
Hasil dan harga memiliki hubungan terbalik. Satu basis poin sama dengan 0,01%.
Laporan CPI terbaru memberi investor harapan bahwa inflasi sekarang melewati puncaknya, memberikan kepercayaan bahwa kenaikan suku bunga Federal Reserve perlahan-lahan bekerja untuk menjinakkan kenaikan harga yang tinggi. Saham berjangka menguat karena berita tersebut.
Selanjutnya, para pedagang akan melihat serangkaian pembicara Fed yang akan membuat pernyataan pada hari Kamis untuk petunjuk lebih lanjut tentang kebijakan bank sentral di masa depan.
Pasar juga terus mengamati perkembangan seputar pemilihan paruh waktu AS, karena masih belum jelas partai mana yang akan mengendalikan Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat AS. Hasilnya kemungkinan akan mempengaruhi keputusan seputar kebijakan moneter dan pengeluaran.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, imbal hasil Treasury AS dapat bergerak lemah seiring data inflasi AS bulan Oktober yang menurun.



