Bursa Wall Street Cetak Gain Besar Karena Optimisnya Data PDB Amerika Serikat

492
wall street Tenaga Kerja

(Vibiznews-Index) – Bursa saham Wall Street berhasil cetak gain yang besar pada perdagangan yang berakhir Jumat dinihari (27/1) merespon data PDB AS yang optimis.

Nasdaq yang sarat saham teknologi melonjak ke penutupan tertinggi 4 bulan, sementara S&P 500 mendaki ke tertinggi lebih dari sebulan dan Dow Jones tertinggi sepekan lebih.

Meningkatnya sentimen investor setelah data PDB Amerika Serikat bertumbuh melebihi perkiraan, naik 2,9% pada Q4-2022 dari 3,2% pada Q3-2022. Sebelumnya diperkirakan naik 2,6%.

Pertumbuhan PDB yang lebih kuat dari perkiraan mencerminkan peningkatan dalam investasi persediaan swasta, belanja konsumen, belanja pemerintah, dan investasi tetap non-perumahan.

Lihat: PDB AS Kuartal Keempat 2022 Naik Melebihi Perkiraan

Sentimen juga bertambah oleh beberapa rilis data ekonomi yang optimis seperti klaim pengangguran turun ke level terendah 9 bulan dalam pekan yang berakhir 21 Januari.

Selain itu  terdapat laporan yang menunjukkan lonjakan pesanan barang tahan lama dan penjualan rumah baru yang terus meningkat.

Indeks Nasdaq melonjak  1,8 persen, indeks S&P 500 melonjak  1,1 persen  dan indeks Dow naik  0,6 persen.

Lonjakan di Nasdaq di-support saham Tesla yang melonjak 11 persen setelah melaporkan hasil kuartal keempat lebih baik dari perkiraan dan memberikan proyeksi optimis.

Sebaliknya saham  IBM Corp. anjlok 4 persen lebih yang membatasi kenaikan Dow Jones, setelah perusahaan mengumumkan rencana untuk memangkas 3.900 tenaga kerja.

Secara sektoral saham baja memimpin penguatan hingga  mendorong NYSE Arca Steel Index naik 3,2 persen ke level penutupan terbaiknya dalam lebih dari sebelas tahun.

Disusul oleh saham minyak yang terlihat dari kenaikan 3,1 persen oleh NYSE Arca Oil Index, mencapai rekor penutupan tertinggi.

Salah satunya saham  Chevron melonjak 4,8 persen  setelah mengumumkan buyback saham senilai $75 miliar dan meningkatkan dividennya.