(Vibiznews – Forex) Mata uang Yen Jepang pada akhir pekan hari Jumat naik moderat setelah Perdana Menteri Jepang Kishida menominasikan mantan anggota BOJ Ueda untuk menjadi Gubernur BOJ setelah Wakil Gubernur BOJ Amamiya menolak tawaran untuk jabatan tersebut. Ueda dianggap lebih hawkish dibanding Amamiya. Namun, yen melepaskan sebagian besar kenaikannya pada hari Jumat setelah imbal hasik Treasury 10 tahun naik ke level tertinggi 5 minggu.
Pasangan mata uang USD/JPY turun -0,10% pada 131.41.
Berita ekonomi Jepang hari Jumat dovish untuk kebijakan BOJ dan bearish untuk yen setelah Jan PPI Jepang naik +9,5% y/y, lebih lemah dari ekspektasi +9,7% y/y dan laju kenaikan paling lambat dalam 6 bulan.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Yen akan mencermati pergerakan dolar AS yang dibayangi sentimen pelemahan seiring indikasi penunuran inflasi AS bulan Januari. USD/JPY diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 130.67-130.23. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 131.76-132.27.



