(Vibiznews-Index) – Untuk rekomendasi Hang Seng 21 Maret 2023, perdagangan sebelumnya ditutup anjlok 2,65% pada level terendah dalam 3,5 bulan di 19.000,71.
Indeks saham Cina Enterprise (HSCE) anjlok 2,21% ke posisi 6,469.65 dan indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2023 ditutup anjlok 3,31% ke posisi 18924.
Hang Seng alami kerugian yang cukup besar imbas anjloknya bursa saham berjangka AS oleh kekhawatiran krisis perbankan di AS dan Eropa masih akan berlanjut.
Sementara itu, ketidakpastian meningkat atas prospek kebijakan Federal Reserve menjelang pertemuan penetapan suku bunga yang akan dimulai hari Selasa.
Di Cina, PBoC mempertahankan suku bunga acuan pinjaman tidak berubah selama 7 bulan berturut-turut setelah mengatakan akan memotong RRR untuk semua bank.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street awal pekan dibuka cetak gain merespon upaya terbaru mengatasi gejolak di sektor perbankan.
Lihat: Bursa Saham Amerika Awal Pekan Diuntungkan Upaya Atasi Gejolak Perbankan
Harga minyak WTI rebound 1,4% menjadi $67,6 per barel di tengah harapan bahwa pengambilalihan Credit Suisse Group oleh UBS Group akan cegah krisis perbankan.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng diperkirakan rebound.
Awal sesi dapat turun ke posisi 19015 dan jika tembus meluncur ke S1 hingga S3.
Namun jika kemudian bergerak sebaliknya akan naik ke posisi 19380, jika tembus akan mendaki ke posisi R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 20219 | 19929 | 19426 | 19136 | 18633 | 18343 | 17840 |
| Buy Avg | 19440 | Sell Avg | 18870 |



