(Vibiznews – Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Selasa 18 April 2023 posisi pair GBPUSD rebound dari posisi terendah 2 pekan lebih.
Secara teknikal poundsterling yang dibuka di area negatif melaju kuat hingga menyentuh posisi resisten kuat harian di kisaran 1.2440.
Poundsterling bullish menuju tertinggi lebih dari 10 bulan di 1,2546 yang dicapai pada 14 April, setelah data pasar tenaga kerja Inggris tetap ketat dalam tiga bulan hingga Februari.
Tingkat pengangguran naik tipis menjadi 3,8% dan pertumbuhan upah total tidak berubah di 5,9%, mengalahkan perkiraan 5,1% dan menambah tekanan inflasi yang mengkhawatirkan Bank of England.
Investor sekarang menunggu data IHK utama yang akan dirilis Rabu menjelang pertemuan kebijakan yang sangat dinantikan pada bulan Mei.
BOE diperkirakan akan memutuskan kenaikan suku bunga 25 bps untuk memerangi inflasi pada pertemuan kebijakan bulan Mei.
Sementara itu, laporan minggu lalu menunjukkan PDB Inggris mengalami stagnasi pada bulan Februari karena pemogokan oleh pekerja publik.
Namun, pertumbuhan Januari direvisi lebih tinggi, menunjukkan ekonomi mungkin menghindari resesi pada awal 2023.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa menurun setelah rally 2 hari di sesi global sebelumnya.
Terkoreksi di antara rilis pertumbuhan ekonomi China serta investor prediksikan bulan depan the Fed akan menaikkan suku bunganya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD menguat, pair kini berada di posisi 1.2434 yang sedang mendaki ke 1.2460.
Jika tembus posisi tersebut akan lanjut naik ke resisten lemahnya di 1.2474.
Namun jika kemudian bergerak sebaliknya akan terkoreksi ke posisi 1.2366 sebelum lanjut ke support kuat di 1.2340.



