(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong awal pekan pada perdagangan hari Senin (14/8) alami kerugian lanjutan dengan indeks anjlok 2% lebih.
Indeks harian Hang Seng anjlok ke posisi terendah dalam sebulan lebih tertekan oleh krisis properti yang memburuk di China dengan tekanan jual paling besar dari saham real estate.
Saham Country Garden Holdings anjlok 14,3% dan jatuh ke level terendah baru setelah menangguhkan perdagangan 11 obligasi China daratan mulai hari ini.
Investor juga khawatirkan rilis serangkaian data ekonomi China hari Selasa seperti output industri, penjualan ritel, dan tingkat pengangguran. PBoC juga akan mengumumkan suku bunga MLF 1 Tahun minggu ini.
Sentimen juga dibebani oleh berita beberapa lokasi di China alami banjir yang mematikan sejak Jumat lalu.
Indeks Hang Seng ditutup anjlok 2,2% menjadi 18.650 dengan indeks saham Cina Enterprise (HSCE) negatif dengan anjlok 1,73% ke posisi 6,423.84.
Demikian untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Agustus 2023 bergerak negatif dengan ditutup turun 1,79% di posisi 18729.
Tekanan jual paling besar di dominasi oleh sektor konsumen, bahan dasar, keuangan, serta healthcare seperti BYD Co. (-8,1%), Li Ning (-5,6%) dan Xinyl Solar Hlds (-5,2%).



