(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan berakhir lebih rendah untuk hari ketiga berturut-turut pada perdagangan hari Senin (14/8) karena sentimen investor tetap lemah.
Indeks harian Kospi anjlok ke posisi terendah dalam sebulan lebih dengan pelemahan 602 saham dan hanya 288 saham yang menguat.
Sentimen global di lemahkan kekhawatiran atas tingginya inflasi AS dan jalur kebijakan Federal Reserve serta kondisi buruk sektor real estat China.
Investor juga mengkhawatirkan kesehatan sektor properti China karena masalah utang yang semakin dalam dari raksasa properti China Country Garden.
Indeks Kospi ditutup merosot 0,79% pada posisi 2.570,87 dan indeks Kospi 200 berjangka ditutup turun 0,78% ke posisi 336.33.
Saham kapital besar teknologi dan pabrikan baterai memimpin pelemahan sektoral Kospi. Saham Samsung Electronics turun 0,30%, dan raksasa chip SK hynix turun 0,35%.
Pabrikan baterai terkemuka LG Energy Solution turun 0,91%, LG Chem anjlok 4,02% dan Samsung SDI turun 3,63%.
Namun saham kosmetik naik karena harapan untuk pertumbuhan penjualan karena China mencabut larangan tur grup ke Korea Selatan setelah enam tahun.
Saham Amorepacific naik 0,92% dan Hankook Cosmetics melonjak 12,05% dan Kolmar Korea menguat 2,29%.



