Imbal Hasil Treasury AS Jumat Naik Setelah Pidato Powell di Jackson Hole

650
Obligasi

(Vibiznews – Bonds) Imbal hasil Treasury AS naik pada hari Jumat setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengisyaratkan kenaikan suku bunga lebih lanjut dimungkinkan untuk mencapai target inflasi.

Imbal hasil Treasury 10-tahun yang menjadi acuan naik kurang dari 1 basis poin pada 4.241%.

Sementara itu, imbal hasil Treasury 2 tahun melonjak 4 basis poin menjadi 5,056%. Itu adalah level tertinggi sejak 6 Juli ketika imbal hasil obligasi 2 tahun setinggi 5,12%.

Selisih antara imbal hasil Treasury 2 tahun dan 10 tahun juga melebar menjadi -83,50. Itu merupakan inversi terdalam sejak 10 Agustus ketika gap melebar ke -88,20.

Hasil bergerak berbanding terbalik dengan harga.

Investor mencerna komentar Powell pada pertemuan tahunan Bank Sentral Kansas City di Jackson Hole, Wyoming yang memperingatkan bahwa masih mungkin ada kenaikan suku bunga lebih lanjut di masa depan. Meski Powell mengatakan bank sentral bisa bersikap fleksibel, ia mengatakan bank sentral masih harus berupaya lebih keras untuk melawan inflasi.

“Meskipun inflasi telah turun dari puncaknya – sebuah perkembangan yang menggembirakan – namun inflasi masih terlalu tinggi,” kata Powell dalam sambutannya. “Kami siap untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut jika diperlukan, dan bermaksud untuk mempertahankan kebijakan pada tingkat yang ketat sampai kami yakin bahwa inflasi akan bergerak turun secara berkelanjutan menuju tujuan kami.”

Lonjakan baru-baru ini membawa imbal hasil 10-tahun ke level tertinggi sejak November 2007 pada awal pekan ini, karena investor bergulat dengan ketahanan ekonomi AS yang mengejutkan dan kemungkinan inflasi yang tinggi dapat memaksa bank sentral untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, imbal hasil Treasury AS akan dapat bergerak naik sete;ah pernyataan ketua The Fed memungkinkan kenaikan suku bunga AS untuk mencapai target inflasi.