(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY pada perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis 14 September 2023 bergerak koreksi setelah 2 hari berturut mendekati tertinggi 10 bulan.
Secara teknikal pair USDJPY yang sudah meluncur menembus posisi support kuat hariannya pada sesi Asia bergerak naik masuki area resisten di tengah koreksi dolar.
Yen Jepang menguat dari level terendah 10 bulan karena penurunan imbal hasil Treasury jangka panjang menghilangkan beberapa dukungan untuk dolar AS
Sebelumnya yen tertekan karena menilai kembali prospek kebijakan moneter Bank of Japan sehubungan dengan pernyataan Gubernur Kazuo Ueda baru-baru ini.
Ueda mengatakan pekan lalu bahwa bank sentral dapat mengakhiri kebijakan suku bunga negatifnya ketika target inflasi 2% tercapai secara berkelanjutan.
Namun pernyataan tersebut bersifat kondisional dan tidak berkomitmen pada normalisasi kebijakan.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa beranjak turun setelah bangkit di sesi global sebelumnya.
Agak tertahan di tengah rilis inflasi CPI Amerika yang mixed, dengan CPI yang meningkat tetapi core CPI menurun.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY berpotensi melemah dari skala H4.
Kini pair berada di posisi 147.27 yang sedang turun ke 147.01, jika tembus akan meluncur terus menuju support selanjutnya di 146.74.
Namun jika bergerak naik kembali menuju 147.45 berpotensi mendaki lagi ke resisten kuatnya di 147.77.



