(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan berakhir flat pada perdagangan yang fluktuatif sepanjang hari Rabu (20/9) menanti keputusan suku bunga the Fed.
Indeks Kospi sempat memperpanjang pelemahan ke terendah sepekan sebelum kemudian ditutup flat, meski ada 517 saham yang tertekan dan hanya 353 saham yang positif.
Kenaikan imbal hasil obligasi AS membebani pasar saham global meski Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya. Namun pasar memperkirakan the Fed akan menaikkan suku bunga lagi tahun ini karena tingginya harga minyak bumi.
Indeks Kospi ditutup naik tipis 0,02% pada 2.559,74 dan untuk indeks Kospi 200 berjangka ditutup turun 0,02% ke posisi 338.75.
Saham berkapitalisasi besar diperdagangkan beragam, seperti saham Samsung Electronics turun 0,29%, sedangkan saham Hyundai Motor melonjak 2,58% dan Posco Group melonjak.
Saham teknologi dan bio berakhir negatif, saham SK hynix anjlok lebih dari 1% dan saham Samsung Biologics turun 1,01% dan Celltrion merosot 0,21%.
Saham baterai yang sebelumnya tertekan, bergerak kuat seperti saham LG Energy Solution naik 0,6% dan Samsung SDI naik 0,9%.



