Rupiah Rabu Berakhir Menguat ke Rp15.691/USD; Dollar di Eropa Flat, Rilis the Fed dan Inflasi

405
Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (24 Desember 2025); Rupiah Menguat
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu sore ini (11/10), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir menguat, mengurangi gain sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Eropa flat setelah terkoreksi 5 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini menguat 0,18% atau 28 poin ke level Rp 15.703 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.731. Rupiah terpantau masih dekat dengan level 10 bulan terendahnya, posisi oversold-nya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 15.727 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.735, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 15.703.

Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa flat setelah terkoreksi 5 hari; cenderung bearish menjelang rilis minutes the Fed dan inflasi AS, dipicu komentar dovish beberapa pejabat the Fed yang mengurangi prospek kenaikan bunga the Fed tahun ini.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini agak mendatar ke 105,75, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 105,77.

Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi menguat 9,564 poin (0,14%) ke level 6.931,753, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat dipimpin Kospi, serta mengikuti Wall Street yang ditutup semalam menguat menjelang rilis inflasi AS.  `

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa bergerak flat. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.742 – Rp15.610.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting