(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa pagi ini (31/10), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau dibuka melemah terbatas, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak naik setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,04% atau 6 poin ke level Rp 15.866 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.860. Rupiah terpantau dalam rentang konsolidasi sementara, agak menjauh dari level 3,5 tahun terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 15.849 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.876, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.866.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; menanjak perlahan menjelang pertemuan the Fed pada minggu ini yang besar kemungkinan mempertahankan suku bunganya bulan ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke 106,24, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 106,13.
Sementara itu, IHSG Selasa di awal sesi pertama melemah 16,044 poin (0,24%) ke level 6.742,749, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah menjelang rilis kebijakan bank sentral Jepang (BOJ), serta mencermati Wall Street yang semalam ditutup serempak menguat memangkas tekanan jual sebelumnya.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.967 – Rp15.716.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



