(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS bergerak stabil pada hari Rabu menjelang keputusan kebijakan moneter The Fed.
Indeks dolar AS terpantau stabil pada posisi 106,68 , bergerak mendekati level tertinggi dalam 11 bulan.
The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu, namun diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap tinggi untuk beberapa waktu karena perekonomian AS tetap tangguh.
Kinerja AS juga lebih baik dibandingkan negara-negara besar lainnya dalam beberapa bulan terakhir, sehingga memberikan dorongan terhadap dolar dan imbal hasil Treasury.
Data baru menunjukkan biaya tenaga kerja di AS meningkat lebih dari perkiraan pada kuartal ketiga karena kenaikan upah, yang terus menunjukkan ketatnya pasar tenaga kerja.
Dolar menguat terhadap sebagian besar mata uang utama, sementara itu bertahan mendekati level tertinggi dalam satu tahun terhadap yen karena langkah Bank of Japan untuk melonggarkan cengkeramannya pada suku bunga jangka panjang dipandang tidak memadai.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, dolar AS akan bergerak stabil menjelang keputusan suku bunga AS dan pernyataan pejabat Fed setelah keputusan suku bunga AS, jika terjadi sentimen hawkish, maka akan menguatkan dolar AS, namun jika terjadi sentimen dovish akan menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 106,37-106,13. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 106,83-107,01.



