(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin pagi ini (13/11), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau dibuka melemah di hari kelimanya, sementara dollar AS di pasar Asia melandai setelah turun terbatas di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,12% atau 19 poin ke level Rp 15.704 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.685. Rupiah terpantau bearish ke level sekitar seminggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 15.694 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.707, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.704.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah turun terbatas di sesi global sebelumnya; sempat terkoreksi terbatas oleh penguatan euro setelah rally dollar karena signal masih hawkish dari the Fed pekan lalu.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini flat ke 105,80, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 105,80.
Sementara itu, IHSG Senin di awal sesi pertama menguat 20,084 poin (0,29%) ke level 6.829,347, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat mengikuti Wall Street yang di akhir pekan kompak ditutup dalam rally.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia flat. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.880 – Rp15.510.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



