Bursa Korea Selatan Selasa Berakhir Naik Terbantu Penguatan Saham Teknologi dan Kimia

457

(Vibiznews – Index) Bursa saham Korea Selatan berakhir lebih tinggi pada hari Selasa terbantu kenaikan saham-saham teknologi dan kimia, sementara investor menunggu data inflasi AS yang akan diumumkan Selasa malam ini.

Indeks Kospi naik 29,49 poin, atau 1,3 persen, menjadi ditutup pada 2.433,25.

Volume perdagangan sangat tipis yaitu 300 juta lembar saham senilai 6,27 triliun won (US$4,71 miliar), dengan jumlah saham yang memperoleh keuntungan melebihi jumlah saham yang mengalami kerugian sebesar 709 berbanding 108.

Pihak asing melepas saham lokal senilai 93,5 miliar won, dan individu melepas saham lokal senilai 542,4 miliar won. Sebaliknya, institusi membeli bersih sebesar 625,5 miliar won.

Para analis mengatakan volume perdagangan sangat tipis karena investor tidak melakukan aktivitas menjelang pengumuman indeks harga konsumen (CPI) AS minggu ini, sambil memantau dengan cermat kemungkinan Washington akan menghadapi penutupan pemerintah jika Kongres gagal meloloskan rencana pengeluaran. Jumat (waktu setempat).

Saham teknologi ditutup lebih tinggi, dengan saham unggulan Samsung Electronics naik 0,57 persen menjadi 70.800 won dan pembuat baterai terkemuka LG Energy Solution naik 5,17 persen menjadi 437.000 won.

Operator portal terkemuka Naver bertambah 3,12 persen menjadi 198.600 won, dan saingannya yang lebih kecil, Kakao, meningkat 3 persen menjadi 46.350 won.

Saham kimia juga ditutup lebih tinggi, dengan LG Chem naik 2,54 persen menjadi 465.000 won dan perusahaan penyulingan minyak SK Innovation naik 2,52 persen menjadi 134.300 won.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, bursa Korea Selatan akan mencermati hasil penutupan bursa Wall Street yang dapat naik jika data inflasi Oktober AS terealisir menurun. Jika bursa Wall Street berakhir naik akan memberikan sentimen positif bagi bursa Korea Selatan.