Bursa Jepang Kamis Ditutup Turun Setelah Defisit Perdagangan Jepang Menyempit

554

(Vibiznews – Index) Bursa saham Jepang ditutup turun pada hari Kamis, mengembalikan kenaikan dari sesi sebelumnya di tengah lemahnya sentimen global, sementara investor terus menilai implikasi dari berkurangnya inflasi AS dan dampak perundingan tingkat tinggi antara AS dan China.

Indeks Nikkei 225 turun 0,28% menjadi ditutup pada 33.424, sedangkan Indeks Topix turun 0,19% menjadi 2.369 pada.

Investor juga bereaksi terhadap data yang menunjukkan defisit perdagangan Jepang menyempit tajam pada bulan Oktober di tengah kuatnya ekspor dan menurunnya impor.

Pada hari Rabu, data menunjukkan bahwa perekonomian Jepang menyusut lebih cepat dari perkiraan pada kuartal ketiga di tengah melambatnya permintaan global dan meningkatnya inflasi domestik.

Penurunan signifikan terlihat dari indeks kapital besar seperti Advantest (-1.8%), Mitsubishi Corp (-0.9%), Murata Manufacturing (-2.7%), Shiseido Company (-2.9%) dan Daiichi Sankyo (-3.2%).

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, bursa Jepang akan mencermati hasil penutupan bursa Wall Street yang jika berakhir naik, akan memberikan sentimen positif bagi bursa Jepang. Sebaliknya jika berakhir turun akan menekan bursa Jepang.