(Vibiznews-Index) – Untuk rekomendasi harian indeks Kospi 6 Desember 2023, perdagangan indeks Kospi sebelumnya turun 0,82%, menjadi ditutup pada 2.494,28.
Demikian indeks Kospi200 berjangka ditutup turun 0,98% ke posisi 332,85.
Bursa saham Korea Selatan berakhir lemah pada hari Selasa karena berkurangnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai menurunkan suku bunganya tahun depan.

Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham AS pada hari Selasa ditutup beragam, terpicu penurunan imbal hasil Treasury AS yang mendukung saham-saham teknologi dan Nasdaq 100. Imbal hasil Treasury AS turun setelah laporan lowongan kerja JOLTS bulan Oktober turun lebih dari perkiraan ke level terendah dalam 2-1/2 tahun, sebuah tanda bahwa pasar tenaga kerja sedang mendingin dan merupakan faktor dovish bagi kebijakan bank sentral.
Lihat : Bursa Wall Street Ditutup Mixed; Indeks Nasdaq Naik Terdukung Penurunan Imbal Hasil Treasury AS
Harga minyak turun ke level terendah dalam lima bulan pada hari Selasa karena penguatan dolar AS dan keraguan atas pengumuman pengurangan pasokan sukarela OPEC+ pada minggu lalu.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi 200 berjangka menguat.
Awal sesi dapat naik menuju posisi 334,10. Jika tembus akan mendaki ke R1 hingga R3.
Namun jika bergerak sebaliknya akan turun ke posisi 333,09, jika lanjut akan meluncur ke S1 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 337,16 | 336,20 | 334,53 | 333,57 | 331,90 | 330,94 | 329,27 |
| Buy Avg | 335,52 | Sell Avg | 331,34 |



