(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Jumat pagi ini (15/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau dibuka dalam koreksi tipis, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak naik setelah merosot 3 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,02% atau 3 poin ke level Rp 15.519 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.516. Rupiah terpantau meninggalkan area seminggu terkuatnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 15.476 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.519, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.516.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah merosot 3 hari di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit setelah tergelincir ke 4,5 bulan terendahnya oleh dovish the Fed yang akan melakukan pemangkasan suku bunga di tahun depan dan selanjutnya.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke 102,04, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 101,95.
Sementara itu, IHSG Jumat di awal sesi pertama menguat 13,728 poin (0,19%) ke level 7.189,744, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat dipimpin Hang Seng oleh rencana penurunan bunga the Fed, serta mengikuti Wall Street yang berakhir rally dengan Dow kembali mencetak rekor baru.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.677 – Rp15.357.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



