(Vibiznews-Index) – Untuk rekomendasi harian indeks Kospi 19 Desember 2023, perdagangan indeks Kospi sebelumnya naik 0,13%, menjadi ditutup pada 2.566,86.
Demikian indeks Kospi200 berjangka ditutup turun 0,14% ke posisi 343,50.
Bursa saham Korea Selatan ditutup mixed pada hari Senin terpicu ekspektasi Federal Reserve AS akan memulai siklus penurunan suku bunganya pada tahun 2024, namun pada akhir pekan Presiden Bank Sentral New York John Williams mengatakan bahwa bank sentral AS saat ini tidak membahas penurunan suku bunga dan fokus pada apakah suku bunga cukup ketat untuk menurunkan inflasi sesuai target.

Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham AS pada hari Senin berakhir naik, dengan S&P 500 naik ke level tertinggi dalam 23 bulan, Dow Jones mencatat rekor tertinggi, dan Nasdaq 100 naik ke level tertinggi dalam 2 tahun, terdukung optimisme bahwa The Fed dapat mencapai soft landing terhadap perekonomian AS dan banyaknya tercapai kesepakatan merger dan akuisisi.
Lihat : Bursa Wall Street Senin Ditutup Naik; Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
Harga minyak berakhir naik pada hari Senin akibat serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak, meskipun pasokan yang melimpah dan skeptisisme terhadap rencana Rusia untuk mengurangi ekspor pada bulan Desember membatasi kenaikan.
Lihat : Harga Minyak Senin Berakhir Naik Terpicu Konflik Laut Merah
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi 200 berjangka menurun.
Awal sesi dapat turun menuju posisi 342,86. Jika tembus akan meluncur ke S1 hingga S3.
Namun jika bergerak sebaliknya akan naik ke posisi 343,98, jika lanjut akan mendaki ke R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 346,75 | 345,61 | 344,55 | 343,41 | 342,35 | 341,21 | 340,15 |
| Buy Avg | 344,78 | Sell Avg | 340,83 |



