(Vibiznews – Index) Bursa saham Hong Kong pada hari Jumat sempat bergerak naik moderat pada transaksi pagi, namun berakhir merosot setelah China mengusulkan peraturan yang lebih ketat yang akan membatasi pengeluaran berlebihan di industri game online.
Indeks Hang Seng merosot 280,72 poin atau 1,69% menjadi berakhir pada 16.340.41.
Pelemahan di akhir pekan ini membawa indeks Hang Seng secara mingguan anjlok sekitar 2,7%.
Saham Tencent sempat anjlok 16%, penurunan intraday terbesar sejak 2008, sebelum tergelincir 13,4% pada penutupan. Saingan yang lebih kecil, NetEase Inc., merosot 25%, sementara Bilibili Inc., layanan media sosial yang populer di kalangan gamer, turun 6,1%.
Investor juga tertekan karena mereka mengantisipasi dampak keputusan China untuk menghentikan sebagian ekspor teknologi logam tanah jarang (rare earth), yang merupakan langkah terbaru dalam perselisihan antara Beijing dan Washington.
Menambah tekanan pada indeks adalah penurunan tajam dalam kontrak berjangka AS, menjelang indeks PCE bulan November hari ini.
Sektor teknologi, konsumen, dan properti termasuk di antara sektor-sektor yang bergerak paling bawah. Kuaishou Tech tergelincir 7,7%, diikuti oleh Meituan (-4,2%), Innovent Biologics (4,2%), dan KE Holdings (-2,9%). Pasar akan tutup pada hari Senin dan Selasa untuk liburan Natal.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, pada hari Rabu mendatang bursa saham Hong Kong setelah libur natal, akan mencermati hasil penutupan bursa Wall Street. Jika hasil penutupan bursa Wall Street berakhir naik, akan memberikan sentimen positif bagi bursa Hong Kong. Namun jika bursa Wall Street berakhir turun, akan dapat menekan bursa Hong Kong.



